Cara mengurangi muntah-muntah pada balita

Sudah lama nggak posting eh tau-tau posting masalah muntah-muntah. Saya nggak akan ngomong seperti saya ini seorang dokter, tapi muntah-muntah pada balita anak kita sangat perlu mendapatkan perhatian serius (jangan remehkan). Karena ini adalah cerita tentang Arine yang seharian muntah setiap menelan sesuatu makanan atau minuman walaupun itu air putih, jadi Jangan salahkan judulnya! Yaitu Cara mengurangi balita muntah-muntah. Tapi coba baca sebentar tulisan yang banyak di bawah semoga menjadi pengalaman berharga di kemudian hari!
Cara mengurangi muntah-muntah pada balita

Kalau anda membaca judulnya yaitu cara mengurangi muntah pada balita dan anda berharap mendapatkannya pada tulisan ini, saya kira anda tidak salah karena ini memang pengalaman saya atau kami yang beberapa hari lalu telah menghirup udara kebebasan, bebas dari bau obat, bebas dari rasa kuatir, bebas dari tangisan bayi lain, dan bebas dari tagihan rumah sakit yang nggak terlalu kecil tapi menguras pundi tabungan.

Ya benar tebakan anda (emang udah nebak?) Arine anak saya telah masuk Rumah Sakit khusus anak selama 5 hari di karenakan ya itu tadi muntah-muntah yang tak henti-henti. Saya akan mulai cerita ini dan nanti di akhir tulisan akan saya coba memberikan kesimpulannya.

Pada jumat pagi dua hari sebelum valentine, Arine bangun tidur seperti biasa sekitar pukul 5 lebih. Dia beranjak dari tidur dan langsung meminta jatah susu 1 botol 240 ml sebagai kebiasaannya setiap pagi. Saya membuatkannya dan segeralah susu tersebut meluncur di tenggorokan Arine yang kelihatan kering karena semalam dia lupa mengambil jatah susu malamnya.

Habis dalam waktu kurang dari 5 menit dan bersiap untuk mandi. Tapi ... sebelum bajunya di buka, susu yang telah memenuhi perutnya tadi keluar dengan kecepatan melebihi saat si susu tersebut masuk ke dalam kerongkongannya. Deg...deg....deeeeeggggg....... jantung saya bunyinya. Ada apa ini? nggak biasanya? Ap yang terjadi? Apa ini bukan mimpi? Dan masih banyak tanda ? kalau di tulis semua nggak kelar-kelar.

Mungkin dia tersedak pikir saya. Sambil menghibur Arine dan menghibur saya sendiri tentu saja, saya dekati Arine dan mencoba menolongnya untuk melepas baju untuk di mandikan. Muntah ini ternyata tidak berhenti sampai di sini, dari pagi sampai pukul 3 sore muntah itu terus terjadi saat makanan atau minuman apapun masuk di mulutnya sampai Arine kelihatan lemas dan nggak seperti biasanya yang diamnya hanya saat tidur.

Aku cari nomor telepon beberapa dokter yang jadi langganan Arine. Dan dapatnya seorang dokter wanita yang prakteknya di mulai pukul 7 malam. Mana bisa Arine menunggu selama itu? Pikir saya. Apalagi suhunya sore itu telah naik sampai di atas 37 derajat celsius. Nggak banyak pikir panjang, langsung ku bawa ke Rumah Sakit yang kebetulan juga Dokter spesialis anak sedang praktek.

Selanjutnya... benar sekali tebakan anda (dari tadi kok tebakan terus? :) ). Arine resmi menjadi penghuni sementara Rumah Sakit itu (Rawat Inap). seperti yang di referensikan oleh pak Dokter. Setelah mendapatkan infus sebagai makanan pengganti, Arine di bawa ke sebuah ruangan khusus anak berisi 3 anak. Saya sendiri sedikit lega, karena kalau sampai kehabisan cairan tubuh bisa-bisa..... eeee tunggu tulisan ini di masukkan pada kesimpulan di bawah saja ya biar enak ceritanya.

Infus yang tetap tertancap, suntikan demi suntikan yang katanya Pak Dokter adalah Anti biotik terinjeksi lewat selang kecil tranparan. Setelah sehari di sana, Arine sudah bertingkah layak nggak sakit. Walaupun infus masih tetap menetes, Arine bersikeras turun dari tempat tidurnya dan minta untuk berjalan-jalan di koridor RS. Saya turuti dan ternyata baik-baik saja.

Sudah tiga hari, infus telah di ambil dan Arine telah belajar makanan padat sedikit demi sedikit untuk menyesuaikan lambungnya. Saya bertanya pada pihak manajemen RS kapan saya pulang karena Dokter pernah bilang, bila infus sudah lenyap maka boleh pulang? 2 hari lagi (jawab manajemen RS). Saya kaget dan agak ngeyel serta menceritakan apa dawuh dari Pak Dokter semalam. Mereka memberi penjelasan bahwa Obat yang di berikan kepada Arine melalui injeksi, adalah anti biotik dan harus di berikan selama 5 hari. Saya mencoba bersikeras dan memohon untuk rawat jalan saja karena saya dan keluarga sudah bosan tinggal di RS itu.

Ijin Rawat Jalan keluar dan kami melakukan rawat jalan. Jadi ternyata bukan 5 hari Arine menginap di RS (lihat di awal-awal tulisan ini!) tetapi hanya 3 hari (maaf karena salah ketik).

Sekarang Arine sudah kelihatan baik perkembangan kesehatannya. Tapi masih makanan halus seperti bubur dll yang harus di makannya. 

Kesimpulan:
- Jagan remehkan anak kita muntah lebih dari tiga kali sehari tanpa alasan yang jelas.
- Jangan berpikir dua kali setelah terjadi seperti di atas dan segera untuk menuju RS terdekat untuk mendapatkan pengganti makanan yang telah keluar (lewat infus)
- Bahaya dari kehabisan cairan adalah kematian.
- Kehabisan cairan pada balita sangat cepat terjadi sehingga di sarankan menyimpan ORALIT sebagai persediaan (itupun jika anaknya nggak mengalami muntah berat) kalau mengalami muntah berat, segera saja bawa ke RS.
- Jangan bosan menanyakan apapun tentang anak kita kepada Pak Dokter yang merawat karena itu hak kita dan ini telah aku terapkan untuk mengusir ke tidak tahuanku.
- Lagi... jangan bosan membaca tulisan ini! jika kurang berkenan simpan dalam hati dan cari info lain di blog ini, jika merasa terbantu dengan tulisan ini, lakukan DONASI :) .
- Jika anda hanya mencari Cara mengurangi balita yang muntah-muntah, alangkah baiknya anda tanyakan pada Dokter atau bahkan Blog Dokter untuk mendapat jawaban profesional.
- Jangan serta merta mempercayai tulisan dalam sebuah blog, karena belum tentu kebenarannya (kecuali blog ini :) )

Sudah dulu nulisnya eh ngetiknya, silahkan anda download semua yang anda butuhkan lewat blog ini melalui kotak pencarian. Semoga bermanfaat.

Masukkan Alamat email anda untuk mendapatkan artikel GRATIS:

Delivered by FeedBurner

6 comments:

Bisnis simpel di Internet said...

Waduh aku belum punya bayi jadi ga ngerti dah...Tapi ga pa2 kan informasi ini berguna juga kalau ntar aku sudah punya anak....Makasih ya n salam kenal aja

Racha said...

info yang sangat menarik. sukses ya!

Anonymous said...

saya seorang ibu muda...putri saya baru berumur 16 bulan.....3 hari ini Martha (nama si kecil) mengalami muntah2 hebat....biasa nya dia anak yang sangat ceria dan aktif...kami smua tidak tahu penyebab muntah2 nya itu....ketika dia bangun tidur...dia meminta buah apel kesukaan nya...semangkuk kecil ludes dia lahap,lalu saya mandikan sore...setelah pakai baju dia mulai muntah2...saya kira saat itu cuma masuk angin,tapi ternyata martha terus muntah2 ketika menelan sesuatu...susu,air putih,dan makanan2 lain nya...saya mulai panik....peru di ketahui suhu tubuh nya naik hingga 39,5 kami tinggal di kota kecil yang gak ada dokter anak nya...,sehingga martha hanya dapat pertolongan dr puskesmas....martha dapat 2 macam obat...sebotol sirup penurun panas dan obat serbuk buat muntah nya...itu kata perawat nya...
yang bikin saya makin panik..muntah dan demam nya tidak membaik sama sekali...padahal sudah 2 hari mengkonsumsi obat...sekarang dia terlihat kurus sekali.....sekarang....martha baru di bawa ke dokter anak....semoga lekas sembuh dan di ketahui penyebab sakit nya.yang saya tahu...suara nya jadi serak....saya menduga itu karena radang...gejala nya mirip dengan keponakan saya.....

Ken said...

Anak saya, umur 20 bulan, sejak hari Minggu malem kemaren muntah, tapi muntahnya setiap habis minum susu aja. Saya ingat2, riwayatnya, setelah beberapa kali saya campurkan sari kurma kedalam susunya, dia seperti "menolak" dan susu tidak habis seperti biasanya, akhirnya saya bawa ke dokter dan di beri obat anti muntah yg harus diminumkan 1/2 jam sebelum makan. tapi yg membuat saya jadi merasa bersalah, adalah niat awal saya yg ingin membuat anak lebih gemuk dng memberinya sari kurma, yg ternyata malah membuatnya menderita...


doakan saya ya, semoga anak saya segera sembuh...

I Kadek said...
This comment has been removed by the author.
honda said...

""FREE SMS / GRATIS SMS sepuasnya"" didalam website
""FREE TRANSLATOR"" didalam website

www.hondabali.com/frontmenu/freesms.html
www.hondabali.com/frontmenu/freetranslatoronline.html

Post a Comment

Saat berkomentar, gunakan nama atau url blog anda! anonim tidak dianjurkan dan bila anonim memberikan komentar berupa pertanyaan maka maaf tidak saya jawab. Terima kasih.